Banda Aceh 16 Februari 2026 – Prestasi kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK). Tim dari Departemen Agribisnis berhasil meraih medali perunggu (bronze medal) pada ajang Festival Ilmiah Mahasiswa (FIM) 2 Lomba Esai Tingkat Nasional yang diselenggarakan Universitas Janabadra, Yogyakarta, pada 14–15 Februari 2026.
Tim tersebut dibimbing oleh Rahmadiansyah, S.Si., M.Sc. dengan susunan anggota terdiri dari Raihan Al Mundzir sebagai ketua tim, serta Denov Israel Siagian, Raudhatul Jannah, Putri Nurhasanah, dan Armein Lahagu, yang seluruhnya merupakan mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian USK.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya aktif dalam kegiatan akademik, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional melalui gagasan ilmiah yang inovatif dan solutif.
Banda Aceh 16 Februari 2026 — Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Pada ajang 2nd International Student Competition yang diselenggarakan pada 14–15 Februari 2026 di Malaysia, tim mahasiswa Agribisnis Universitas Syiah Kuala berhasil meraih Favorite Poster Award, 1 Silver Medal, dan 2 Bronze Medal.
Kompetisi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara International Student Competition dengan Entrepreneurial Development and Graduate Marketability (CEM), Universiti Putra Malaysia (UPM). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara dan bertujuan mendorong pengembangan inovasi berbasis riset yang berorientasi pada keberlanjutan, kewirausahaan, serta dampak sosial.
Tim mahasiswa Agribisnis Universitas Syiah Kuala yang terdiri atas Bella Nafisa Muherli, Suci Purnama, Putri Afridayanti, dan Ammar Faqih Zulkarnain, di bawah bimbingan dosen Agribisnis Irfan Zikri, mengusung tiga karya ilmiah inovatif. Karya pertama berjudul HazardEdu: A Mixed Reality Based Interactive Learning Platform to Strengthen Disaster Readiness in Children and People with Disabilities berhasil meraih Silver Medal sekaligus Favorite Poster Award. Sementara itu, karya Coflame: Innovation in Coffee Ground Briquettes as a Circular Biofuel Solution and Contribution to Net-Zero Emissions serta ZONE: Digital Halal Ecosystem for Inclusive and Sustainability Tourism masing-masing memperoleh Bronze Medal.
Program Studi Agribisnis Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan kategori “Program Studi dengan Inovasi Kemitraan Industri Berdampak Terbaik” pada ajang Malam Anugerah USK Award 2025, yang digelar di Gedung AAC Dayan Dawood, Rabu, 5 November 2025.
Penghargaan ini diberikan secara langsung oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, dan diterima oleh Ketua Departemen Agribisnis, Dr. Ir. Safrida, M.Si., didampingi oleh Vaudhan Fuady, M.Si., selaku Liaison Officer (LO) Kerja Sama Prodi Agribisnis. Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen Program Studi Agribisnis USK dalam membangun kemitraan strategis yang tidak hanya memperkuat jejaring akademik dan industri, tetapi juga menghadirkan dampak sosial-ekonomi yang signifikan bagi masyarakat dan dunia usaha.
“Kami percaya bahwa keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari sejauh mana inovasi yang kita hasilkan mampu memberikan manfaat nyata bagi dunia industri dan masyarakat. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas kolaborasi yang berdampak,” ujar Dr. Safrida.
Melalui berbagai inisiatif kemitraan, Program Studi Agribisnis USK telah berperan aktif dalam mengembangkan model kolaborasi berbasis riset, pemberdayaan agribisnis, dan program link and match antara kampus dan sektor industri pertanian. Berbagai kerja sama dengan mitra nasional dan internasional menjadi wujud nyata semangat inovasi yang berkelanjutan.
Kemenangan tim Agribisnis USK melalui CoFlame menegaskan bahwa inovasi dapat lahir dari kesederhanaan, namun berdampak besar bagi lingkungan dan masyarakat. “Kami ingin menjadi bagian dari solusi masa depan—dimulai dari secangkir kopi yang tak lagi jadi limbah,” tutur Suci Purnama, menutup kisah inspiratif perjalanan mereka.
Banda Aceh, Oktober 2025 - Semangat inovasi mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali membara di panggung nasional. Tim mahasiswa Departemen Agribisnis, Fakultas Pertanian USK berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan memborong empat penghargaan bergengsi sekaligus dalam ajang Ignite Future Fest 2025, yang diselenggarakan di Universitas Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 24–28 Oktober 2025.
Kelima anggota tim Bella Nafisa Muherli, Suci Purnama, Ammar Faqih Zulkarnain, Putri Afridayanti, dan Alfi Rahmatillah di bawah bimbingan Irfan Zikri sukses menyabet Gold Medal, 3rd Place Winner Business Plan, Best Idea Award, dan Favourite Poster Award. Prestasi ini menegaskan posisi USK sebagai kampus yang konsisten melahirkan inovator muda berdaya saing tinggi di tingkat nasional.
Semarang, 20 Juni 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK). Lima mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, angkatan 2024—Alfi Rahmatillah, Farisadilla Fathiya, Suci Purnama, Bella Nafisa Muherli, dan Putri Afridayanti—berhasil meraih Juara 3 Nasional dalam kompetisi Creanovative 2025, yang diselenggarakan oleh Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS), Semarang. Di bawah bimbingan dosen Agribisnis USK, Irfan Zikri, tim ini mengusung ide inovatif berjudul “Briket Ampas Kopi: Energi Alternatif Ramah Lingkungan dalam Model Wirausaha Sosial Inklusif dan Keberlanjutan.” Inovasi tersebut berhasil mencuri perhatian dewan juri dalam kategori Pitch Deck Kewirausahaan Nasional, dengan capaian skor impresif 310,75 poin.
Creanovative 2025 merupakan ajang tahunan yang diinisiasi oleh Lembaga Kewirausahaan UDINUS (LKWU) sebagai wadah bagi mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menampilkan gagasan bisnis kreatif, berbasis teknologi, dan berorientasi pada keberlanjutan. Kompetisi ini berlangsung selama dua hari, 18–19 Juni 2025, bertempat di Kampus UDINUS Semarang.
Darussalam, Januari 2025 — Program Studi Agribisnis Universitas Syiah Kuala (USK) dengan bangga mengumumkan pencapaian penting dalam perjalanan akademiknya, yakni berhasil meraih akreditasi internasional dari ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik). Sertifikasi ini berlaku sejak 6 Desember 2024, dan menjadi tonggak bersejarah bagi program studi ini dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta daya saing di tingkat global.
Ketua Program Studi Agribisnis USK, Dr. Irfan Zikri, SP. MA, menyatakan bahwa akreditasi ASIIN ini merupakan bukti nyata dari kinerja dan komitmen berkelanjutan Program Studi Agribisnis dalam menyediakan pendidikan berkualitas tinggi yang sejalan dengan standar internasional. "Pencapaian ini membuktikan bahwa kami terus berusaha untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, mencetak lulusan yang kompeten, serta mendukung daya saing global di sektor agribisnis," ujar Dr. Irfan Zikri.
Kamis 17/10/2024, Sekitar 30 Dosen dan pengelola jurnal Agrisep Departemen Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala menghadiri Workshop Peningkatan Akreditasi Jurnal Agrisep dan Penandatanganan MoA dan IA dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Pengelola Jurnal Ilmiah. Kegiatan ini berlangsung di Departemen Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Workshop ini dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian Prof. Ir. Sugianto, M.Sc, Ph.D dan ketua departemen Bapak Dr. Irfan Zikri, S.P., M.A. Ketua pelaksana dalam kegiatan ini ialah bapak Akhmad Baihaqi, S.P., M.M. yang juga merupakan dosen prodi Agribisnis USK
Pemateri dalam workshop ini disampaikan oleh Muhammad Yunus, S.kom, M.Kom yang merupakan Direktur dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Pengelola Jurnal Ilmiah. Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Pengelola Jurnal Ilmiah merupakan salah satu lembaga yang memiliki komitmen tinggi yang menyiapkan Sumber Daya Manusia secara profesional, terampil dan cakap untuk memperkuat kapasitas pengelola jurnal ilmiah di Indonesia.
Muhammad Yunus mengatakan pentingnya pengembangan Jurnal dilingkungan Perguruan Tinggi. Permasalah utama pengelola jurnal ilmiah di Indonesia belum terindeks bereputasi seperti proses pengelolaan artikel belum menerapkan standar dan atau kaidah artikel ilmiah, kualitas penerbitan jurnal ilmiah sebagian besar masih kurang baik, pengendalian kualitas jurnal ilmiah melalui proses penelahaanoleh mitra bestari dan pemapanan gaya selingkung belum konsisten, dan kualitas substansi artikel belum dijaga dengan baik. Kegiatan ini dilanjutkan dengan mereview pengelolaan jurnal Agrisep yang dilakukan oleh pemateri.
Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan MoA (Memorandum of Agreement) antara Fakultas Pertanian USK dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Pengelola Jurnal Ilmiah, dilanjutkan Penandatanganan IA (Implementation of Agreement) antara Departemen Agribisnis USK dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Pengelola Jurnal Ilmiah. Prof. Ir. Sugianto, M.Sc, Ph.D sebegai Dekan Fakultas Pertanian menyebutkan dengan adanya Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengelola jurnal ilmiah yang ada di Fakultas Pertanian, hal yang sama juga diungkapkan oleh Bapak Dr. Irfan Zikri, S.P., M.A. sebagai Ketua Departemen Agribisnis USK, diharapkan Workshop ini bisa meningkatkan kualitas jurnal Ilmiah di Fakultas Pertanian Umumnya dan Jurnal Agrisep khususnya.