Kemenangan tim Agribisnis USK melalui CoFlame menegaskan bahwa inovasi dapat lahir dari kesederhanaan, namun berdampak besar bagi lingkungan dan masyarakat. “Kami ingin menjadi bagian dari solusi masa depan—dimulai dari secangkir kopi yang tak lagi jadi limbah,” tutur Suci Purnama, menutup kisah inspiratif perjalanan mereka.

Banda Aceh, Oktober 2025 - Semangat inovasi mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali membara di panggung nasional. Tim mahasiswa Departemen Agribisnis, Fakultas Pertanian USK berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan memborong empat penghargaan bergengsi sekaligus dalam ajang Ignite Future Fest 2025, yang diselenggarakan di Universitas Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 24–28 Oktober 2025.
Kelima anggota tim Bella Nafisa Muherli, Suci Purnama, Ammar Faqih Zulkarnain, Putri Afridayanti, dan Alfi Rahmatillah di bawah bimbingan Irfan Zikri sukses menyabet Gold Medal, 3rd Place Winner Business Plan, Best Idea Award, dan Favourite Poster Award. Prestasi ini menegaskan posisi USK sebagai kampus yang konsisten melahirkan inovator muda berdaya saing tinggi di tingkat nasional.
Dalam kompetisi bertema “Empowering Innovation for Sustainable Future,” tim Agribisnis USK memperkenalkan karya inovatif berjudul “CoFlame: Briket Inovatif dari Ampas Kopi Nusantara.” CoFlame merupakan produk ramah lingkungan yang mengubah limbah ampas kopi menjadi briket energi alternatif bernilai ekonomi tinggi.
Gagasan ini lahir dari kepedulian terhadap meningkatnya limbah kopi di Aceh — salah satu penghasil kopi utama di Indonesia — yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. “Kami ingin menghadirkan solusi berkelanjutan yang tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ungkap Bella Nafisa, ketua tim, penuh semangat.
Dengan tagline “Sisa Seduhan, Sumber Kehangatan,” CoFlame hadir sebagai simbol inovasi hijau yang mengubah sesuatu yang dianggap sisa menjadi sumber energi baru. Briket CoFlame memiliki nilai kalor tinggi, bebas asap, serta rendah emisi karbon — menjadikannya alternatif energi bersih yang selaras dengan prinsip green economy dan circular economy.
Tak berhenti sebagai ide kompetisi, konsep business plan CoFlame juga telah dikembangkan menjadi kajian ilmiah yang saat ini sedang dalam proses publikasi di jurnal ilmiah terakreditasi nasional. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi mahasiswa USK tidak hanya lahir dari kreativitas, tetapi juga didukung oleh riset akademik yang kuat dan relevan.
Sebagai bentuk keseriusan dalam pengembangan produk, tim juga telah mendaftarkan merek CoFlame sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Langkah ini menjadi pijakan penting menuju hilirisasi inovasi mahasiswa dan potensi komersialisasi produk di masa depan.
Dalam penilaian dewan juri, CoFlame dinilai unggul karena mampu mengintegrasikan aspek kreativitas, manfaat ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan strategi pemasaran digital. Poster interaktif yang mereka tampilkan juga menarik perhatian pengunjung festival, hingga berhasil meraih penghargaan Favourite Poster Award.
Dosen pembimbing Irfan Zikri menyampaikan rasa bangganya atas capaian luar biasa tim bimbingannya. “Inovasi ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat melahirkan peluang ekonomi baru. Mahasiswa Agribisnis USK berhasil menerjemahkan nilai-nilai keberlanjutan menjadi produk nyata yang berdaya jual,” ujarnya.
Prestasi ini mendapat apresiasi tinggi dari pimpinan fakultas. Dr. rer. hort. Indera Sakti Nasution, S.TP., M.Sc., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan Fakultas Pertanian USK, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah cermin semangat mahasiswa yang progresif dan visioner. “Mahasiswa Fakultas Pertanian USK telah membuktikan bahwa mereka bukan hanya pembelajar, tetapi juga pencipta solusi. Fakultas akan terus mendukung upaya pengembangan ide-ide inovatif seperti CoFlame agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Prestasi USK, Prof. Dr. Ir. Farid Maulana, S.T., M.Eng., turut memberikan apresiasi atas prestasi gemilang ini. “Kami sangat bangga. CoFlame adalah contoh nyata bagaimana mahasiswa USK mampu mengubah kepedulian lingkungan menjadi kekuatan inovasi. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya, berpikir kreatif, dan membawa nama USK ke tingkat nasional dan internasional,” ujarnya penuh motivasi.
Ignite Future Fest 2025 merupakan kompetisi nasional yang mempertemukan mahasiswa-mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menampilkan ide bisnis, inovasi teknologi, dan solusi sosial berkelanjutan.


